MAKNA HIJRAH
Allah berfirman : “Orang-orang yang beriman, berhijrah di jalan Allah dengan harta dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.” (QS. At Taubah: 20)Hijrah berasal dari kata hajara yang secara bahasa berarti berpindah tempat. Al Qur’an memuat kata ini sebanyak 31 kali di dalam 6 ayat. Di dalam ke enam ayat tersebut, kata hajaruu (orang-orang yang berhijrah) digandengkan dengan kata aamanuu (orang-orang yang beriman) dan jahaduu (orang-orang yang berjihad). Di sini tampak jelas bahwa hijrah berkaitan erat dengan iman sehingga hijrah dapat dijadikan tolak ukur keimanan seseorang.Ganjaran yang akan diterima oleh orang yang berhijrah karena Allah, selain diberi kelimpahan serta tempat dan derajat yang tinggi di sisi Allah, orang-orang yang berhijrah akan diberi kelimpahan rezeki di dunia (An Nisa: 100 dan Al Anfal: 79) , dihapuskan kesalahan dan diampuni dosanya (Ali Imran: 95) , ditinggikan derajatnya oleh Allah (At Taubah: 20) , mendapatkan kemenangan yang besar (At Taubah: 20 dan 100) , tempat kembalinya adalah surga (At Taubah: 20 – 22) , dan mendapatkan ridho Allah (At Taubah: 100) Pemberian Allah SWT di dunia dapat berupa nikmat atau merupakan istidroj. Nikmat ialah karunia Allah yang diberikan kepada hamba-Nya yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, yang dicintai, disayangi & diridhoi-Nya, sedangkan Istidroj ialah pemberian Allah yang diberikan kepada manusia yang tidak beriman, kafir, munafik, fasik, jahat, ahli maksiat, yang tidak disukai-Nya, dibenci, dilaknat & dimurkai-Nya.
Ketika rizki, kekayaan, pangkat dan jabatannya digunakan untuk berinfaq dan berjihad di jalan Allah maka itu dinamakan tanda nikmat. Allah berfirman : “Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan” (QS At Taubah 20 ). Sedangkan ketika rizki, kekayaan, pangkat & jabatannya digunakan untuk menghalangi manusia dari jalan Allah maka pemberian Allah itu menjadi istidroj ( bukan nikmat ). Firman Allah : “Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda & anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir” ( QS At Taubah 55 )
Hamba Allah yang diberi nikmat di dunia, maka ia akan diberi nikmat pula di akhirat. Firman Allah : “Kekuasaan di hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan diantara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal shalih adalah di dalam surga yang penuh kenikmatan” (QS. 22. Al-Hajj : 56) Sedangkan orang yang diistidroj di dunia, maka di akhirat bagiannya hanya Siksa yang Abadi. Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang kafir itu, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka” (QS Ali Imran : ayat 10) Akhirnya, ingatlah firman Allah : “ Sesungguhnya jikalau penduduk negeri-negeri itu ber-iman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi” (QS Al A’raaf : 96) . Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Sudahkah rizki, kekayaan, pangkat dan jabatan Anda digunakan untuk berinfaq dan berjihad di jalan Allah secara maksimal ? Jika belum dan Anda ingin berinfaq dan berjihad di jalan Allah, ada sebuah Masjid yang sedang diadakan pembangunan, tepatnya di bilangan Sukahati, Cibinong, Bogor, yang kebetulan mempunyai situs internet www.arroyyan.com dan juga milis Ar-Royyan. Progress saat ini masjid tersebut untuk di lantai bawah sudah 80 persen selesai, sedangkan lantai dua (ruang sholat utama nantinya) belum diadakan pembangunan. Saya dan teman-teman panitia pembangunan Masjid mengharapkan adanya donatur yang rela, ikhlas dan berjihad dengan hartanya demi selesainya pembangunan masjid Ar-Royyan tersebut. Bagi donatur yang ingin menyumbang, dapat menghubungi pengurus via email ke dkm@arroyyan.com untuk menanyakan lebih lanjut termasuk kemungkinan mentransfer dana via rekening DKM Ar-Royyan. Akhirul kalam wassalamu ‘ alaikum wr.wb. / agus rasidi .